Pengertian Bola Basket
Bola Basket adalah olahraga bola berkelompok
yang terdiri atas dua tim beranggotakan masing-masing lima orang yang saling
bertanding mencetak poin dengan memasukkan bola ke dalam keranjang
lawan.
Lapangan, waktu, dan
jumlah pemain bola basket
Jumlah pemain dalam permainan bola basket
adalah 5 orang dalam satu regu dengan cadangan 5 orang. Sedangkan jumlah wasit
dalam permainan bola basket adalah 2 orang. Wasit 1 disebut Referee sedangkan
wasit 2 disebut Umpire.
Waktu permainan 4 x 10 menit jika
berpedoman dengan aturan Federasi Bola Basket Internasional. Versi National Basketball Association waktu bermain
adalah 4 x 12 menit. Di antara babak 1, 2, 3, dan babak 4 terdapat waktu
istirahat selama 10 menit. Bila terjadi skor yang sama pada akhir pertandingan
harus diadakan perpanjangan waktu sampai terjadi selisih skor. Di antara dua babak tambahan terdapat
waktu istirahat selama 2 menit. Waktu untuk lemparan ke dalam yaitu 5 detik.
Keliling bola yang digunakan dalam permainan bola
basket adalah 75 cm – 78 cm. Sedangkan berat bola adalah 600 – 650
gram. Jika bola dijatuhkan dari ketinggian 1,80 meter pada lantai papan, maka
bola harus kembali pada ketinggian antara 1,20 – 1,40 meter.
Panjang papan pantul bagian luar adalah 1,80 meter
sedangkan lebar papan pantul bagian luar adalah 1,20 meter. Dan panjang papan
pantul bagian dalam adalah 0,59 meter sedangkan lebar papan pantul bagian dalam
adalah 0,45 meter.
Jarak lantai sampai ke papan pantul bagian bawah
adalah 2,75 meter. Sementara jarak papan pantul bagian bawah sampai ke ring
basket adalah 0,30 meter. Ring basket memiliki panjang yaitu 0,40 meter.
Sedangkan jarak tiang penyangga sampai ke garis akhir adalah 1 meter.
Panjang garis tengah lingkaran pada lapangan basket
adalah 1,80 meter dengan ukuran lebar garis yaitu 0,05 meter. Panjang garis
akhir lingkaran daerah serang yaitu 6 meter. Sedangkan panjang garis tembakan
hukuman yaitu 3,60 meter.
Peraturan Bola Basket
Aturan dasar pada permainan Bola Basket adalah sebagai
berikut:
- Bola dapat dilemparkan ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan.
- Bola dapat dipukul ke segala arah dengan menggunakan salah satu atau kedua tangan, tetapi tidak boleh dipukul menggunakan kepalan tangan (meninju).
- Pemain tidak diperbolehkan berlari sambil memegang bola. Pemain harus melemparkan bola tersebut dari titik tempat menerima bola, tetapi diperbolehkan apabila pemain tersebut berlari pada kecepatan biasa.
- Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Lengan atau anggota tubuh lainnya tidak diperbolehkan memegang bola.
- Pemain tidak diperbolehkan menyeruduk, menahan, mendorong, memukul, atau menjegal pemain lawan dengan cara bagaimanapun. Pelanggaran pertama terhadap peraturan ini akan dihitung sebagai kesalahan, pelanggaran kedua akan diberi sanksi berupa diskualifikasi pemain pelanggar hingga keranjang timnya dimasuki oleh bola lawan, dan apabila pelanggaran tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mencederai lawan, maka pemain pelanggar akan dikenai hukuman tidak boleh ikut bermain sepanjang pertandingan. Pada masa ini, pergantian pemain tidak diperbolehkan.
- Sebuah kesalahan dibuat pemain apabila memukul bola dengan kepalan tangan (meninju), melakukan pelanggaran terhadap aturan 3 dan 4, serta melanggar hal-hal yang disebutkan pada aturan 5.
- Apabila salah satu pihak melakukan tiga kesalahan berturut-turut, maka kesalahan itu akan dihitung sebagai gol untuk lawannya (berturut-turut berarti tanpa adanya pelanggaran balik oleh lawan).
- Gol terjadi apabila bola yang dilemparkan atau dipukul dari lapangan masuk ke dalam keranjang, dalam hal ini pemain yang menjaga keranjang tidak menyentuh atau mengganggu gol tersebut. Apabila bola terhenti di pinggir keranjang atau pemain lawan menggerakkan keranjang, maka hal tersebut tidak akan dihitung sebagai sebuah gol.
- Apabila bola keluar lapangan pertandingan, bola akan dilemparkan kembali ke dalam dan dimainkan oleh pemain pertama yang menyentuhnya. Apabila terjadi perbedaan pendapat tentang kepemilikan bola, maka wasitlah yang akan melemparkannya ke dalam lapangan. Pelempar bola diberi waktu 5 detik untuk melemparkan bola dalam genggamannya. Apabila ia memegang lebih lama dari waktu tersebut, maka kepemilikan bola akan berpindah. Apabila salah satu pihak melakukan hal yang dapat menunda pertandingan, maka wasit dapat memberi mereka sebuah peringatan pelanggaran.
- Wasit berhak untuk memperhatikan permainan para pemain dan mencatat jumlah pelanggaran dan memberi tahu wasit pembantu apabila terjadi pelanggaran berturut-turut. Wasit memiliki hak penuh untuk memberikan diskualifikasi pemain yang melakukan pelanggaran sesuai dengan yang tercantum dalam aturan 5.
- Wasit pembantu memperhatikan bola dan mengambil keputusan apabila bola dianggap telah keluar lapangan, pergantian kepemilikan bola, serta menghitung waktu. Wasit pembantu berhak menentukan sah tidaknya suatu gol dan menghitung jumlah gol yang terjadi.
- Waktu pertandingan adalah 4 quarter masing-masing 10 menit
- Pihak yang berhasil memasukkan bola ke ring terbanyak akan dinyatakan sebagai pemenang
Teknik
Dasar Permainan Bola Basket
Dalam menangkap bola harus diperhatikan
agar bola berada dalam penguasaan. Bola dijemput telapak tangan dengan
jari-jari tangan terentang dan pergelangan tangan rileks. Saat bola masuk di
antara kedua telapak tangan, jari tangan segera melekat ke bola dan ditarik ke
belakang atau mengikuti arah datangnya bola. Menangkap bola (catching ball) terdiri dari dua macam
cara yaitu menangkap bola di atas kepala dan menangkap bola di depan dada.
Mengoper atau melempar bola terdiri atas
tiga cara yaitu
Pengertian Over Head Pass Dalam Bola Basket
Over Head Pass atau yang disebut juga operan di atas kepala adalah memberikan passing atau operan ke kawan dengan memegang pola di atas kepala lalu dilemparkan kea rah kawan terdekat. Operan di atas kepala ini digunakan pada team yang memiliki postur tinggi dengan lawan yang lebih kecil. Dengan begitu over head pass ini sangat berguna untuk menyelamatkan
bola dari sambaran lawan di depan kita.
Over head pass lebih tepatnya dilakukan ketika seorang pemain dijaga ketat
oleh lawan sementara bola harus melewati lawan. Operan ini salah satu cara
untuk meloloskan diri dari penjagaan lawan dengan memanfaatkan keberadaan kawan
di area low post.
Teknik Dasar Melakukan Over Head Pass
Dalam pelaksanaan over head pass di mulai dengan meposisikan badan seimbang. Kemudian pegang bola di atas kepala dengan siku yang yang mengarah kedalam membentuk sudut 90 derajat. Ketika melakukan over head pass, jangan membawa bola ke belakang kepala karena akan menyulitkan pengoperan bola dengan dan akan mudah dicuri oleh lawan. Langkahkan kaki ke depan sasaran. Gunakan kekuatan maksimal dengan tumpuan kaki lalu oper bola dengan cepat. Saat melakukan gerakan lecutan buat jari mengarah ke sasaran dan telapak tangan arahkan ke bawah.
Adapun teknik dasar melakukan over head pass yang sederhana adalh sebagai berikut:
- Pegang bola dengan posisi permulaan bola di atas kepala sedikit di depan dahi dan siku menekuk
- Lemparkan bola dengan lekukan pergelangan tangan yang arahnya sedikit menyerong ke bawah disertai dengan meluruskan lengan
3.
Lepaskan
bola dari tangan mengguakan jentikan ujung jari tangan
2. Chest Pass
Pengertian
Chest Pass Dalam Bola Basket
Chest Pass ialah memberikan bola ke teman satu team dengan cara passing tepat di depan dada. Jenis operan ini lebih cepat dan lebih kuat untuk mencapai rekan satu team yang menjadi sasaran untuk menagkap bola. Pada saat melakukan chest pass ada beberapa urutan teknik di antaranya:
1.
Cara
memegang bola
2.
Awalan
3.
Tolak atau
lemparan
4.
Gerakan
lanjut
- Menerima bola
Cara
Melakukan Chest Pass Dalam Bola Basket
Chest pas tidak dilakukan secara sembarang atau tanpa teknik. Dalam melakukan operan dada ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar operan tepat jatuh ke sasaran yaitu teman. Berikut langkah-langkah melakukan Chest Pass dalam bola basket:
- Pegang bola dengan kedua tangan ditahan ke depan dada dan ujung jari kedua tangan
- Posisikan ibu jari di belakang bola dengan tangan dan ujung jari menyebar kea rah sisi bola
- Posisikan siku dekat dengan tubuh
- Letakkan kaki pada posisi triple threat dengan tumpuan berat badan pada kaki yang belakang
- Pindahkan berat badan ke depan saat melangkah untuk mengoper bola
- Luruskan lengan dan putar ibu jari ke bawah sehingga tangan lurus pada saat melakukan tolakan, akhiri dengan sentakan pergelangan tangan
7.
Pandangkan
mata ke arah bola yang dilempar dan arah bola lurus ke depan
3. Bounce Pass
Pengertian Bounce Pass
Bounce pass sendiri merupakan teknik passing yang dilakukan dengan cara
melempar bola pada teman satu tim dengan memantulkannya pada lantai. Passing
ini dilakukan dengan memantulkan bola untuk rekan satu tim dengan jarak pantul
2/3.
Cara melakukan bounce pass dalam melakukan operan ini, diperlukan teknik
dasar yang baik supaya bola dapat mendarat dengan aman pada teman. Hal ini
tentu dibutuhkan pemahaman yang baik agar mampu melakukan teknik bounce pass
dengan baik pula. Berikut ini merupakan teknik melakukan bounce pass yang dapat
dilakukan untuk melatih keakuratan dalam mengoper bola:
·
Tegakkan badan
·
Posisikan bola di depan dengan siku menekuk di samping badan
·
Majukan salah satu kaki
·
Tekuk lutut lalu tumpukan berat badan di andara kedua kaki
·
Selanjutnya condongkan badan ke arah depan, rilekskan tubuh untuk menjaga
keseimbangan
·
Dorong bola ke lantai dengan sasaran seperempat dari sasaran
Awalan untuk melempar bola dilakukan dengan sedikit menarik bola ke dada.
Hal ini dilakukan untuk memperoleh awalan di akhir dengan lecutan pergelangan
tangan dan telapak tangan menghadap ke luar.
Menggiring bola (dribbling ball) adalah suatu usaha
membawa bola ke depan. Caranya yaitu dengan memantul-mantulkan bola ke lantai
dengan satu tangan. Saat bola bergerak ke atas telapak tangan menempel pada
bola dan mengikuti arah bola. Tekanlah bola saat mencapai titik tertinggi ke
arah bawah dengan sedikit meluruskan siku tangan diikuti dengan kelenturan
pergelangan tangan. Menggiring bola dalam permainan bola basket dapat dibagi
menjadi dua cara, yaitu menggiring bola rendah dan menggiring bola tinggi.
Menggiring bola rendah bertujuan untuk melindungi bola dari jangkauan lawan.
Menggiring bola tinggi dilakukan untuk mengadakan serangan yang cepat ke daerah
pertahanan lawan.
Pivot atau memoros
adalah suatu usaha menyelamatkan bola dari jangkauan lawan dengan salah satu
kaki sebagai porosnya, sedangkan kaki yang lain dapat berputar 360derajat.
Shooting adalah usaha
memasukkan bola ke dalam keranjang atau ring basket lawan untuk meraih poin.
Dalam melakukan shooting ini dapat dilakukan dengan dua cara
yaitu dengan shooting dengan dua tangan serta shooting dengan satu tangan
.
.
Lay-up adalah usaha
memasukkan bola ke ring atau keranjang basket dengan dua langkah dan meloncat
agar dapat meraih poin. Lay-up disebut juga dengan tembakan melayang.
Kesimpulan dari makalah ini adalah jadi permainan bola basket tidak dilakukan dengan cara yang bebas tetapi dalam permainan bola basket dilakukan dengan cara cara tertentu. Agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukannya .
Kesimpulan dari makalah ini adalah jadi permainan bola basket tidak dilakukan dengan cara yang bebas tetapi dalam permainan bola basket dilakukan dengan cara cara tertentu. Agar tidak terjadi kesalahan dalam melakukannya .











Tidak ada komentar:
Posting Komentar